Tuesday, October 07, 2008

Akses Gedangan-Kebon Anom-Sukodono (GKS)

Gedangan, Akses jalan Gedangan-Kebon Anom-Sukodono (GKS) menjadi priotas guna mendukung pengembangan sektor industri dan properti di kawasan tersebut. Ini seiring kebijakan arah pembangunan Pemkab Sidoarjo menelorkan motto ‘Sidoarjo Bangkit’ atas ketepurukan bencana lumpur Lapindo, yang tidak kunjung teratasi.
Arah kebijakan Pemkab ke depan untuk pengembangan industri lebih diarahkan ke wilayah barat dan utara. Termasuk wilayah Kec. Sukodono yang diproyeksikan untuk pengembangan industri dan perumahan sebagai pengganti wilayah selatan sekitarnya yang tidak lagi representatif akibat dampak dan ancaman bencana lumpur.
Untuk mendukung arah kebijakan itulah, menurut Bambang Joelianto, Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo, pada peningkatan dan pembangunan infrastruktur lebih memprioritaskan kearahn wilayah yang diprioyeksikan untuk Sidoarjo Bangkit. Salah satunya, pada anggaran 2008 ini, pihaknya meningkatkan jalan akses Gedangan-Kebon Anom yang berakses menuju Sukodono. Itu dilakukan karena sepanjang jalan itu juga sudah pesat pertumbungan industri dan perumahan. Sementara akses jalan yang tersedia, tidak representatif lagi. Lebarnya hanya 4 meter sehingga kapasitasnya tidak
mampu lagi mendukung mobilisasi kendaraan besar terkait kegiatan industri dan perumahan di wilayah sekitarnya,katanya, Kamis (6/3) siang tadi.

Untuk mengurangi kesemrawutan, lanjut dia, mulai tahun lalu dengan diawali membangun box culvert 150 meter di atas sungai di kawasan jalur simpang empat Gedangan. Box colvert itu rencananya dipakai untuk mendukung manuver akses keluar-masuk jalan Gedangan menuju Kebon Anom, lalu berakses ke Sukodono. Mengingat kondisi simpang empat Gedangan selalu mengalami keruwetan. Apalagi ketika kendaraan menuju ke arah Sukodono, karena jalannya menciut 4 meter, padahal volume kendaraan besar dan kecil termasuk truk kontainer cukup tinggi sebagai konsekuensi pengembangan industri yang cukup pesat di daerah sekitarnya..
Sehingga solusinya, pada anggaran 2008 ini pihaknya merencanakan meningkatkan jalan akses GKS. Akses jalan yang semula selebar 4 meter, akan ditingkatkan menjadi 7 meter atas biaya APBD 2008. Untuk tahun ini, akses jalan yang kita lebarnya mulai perempatan Gedangan hingga Kebon Agung. Dan tahun depan, tentunya bisa dilanjutkan sampai jalan menuju ke Sukodono, ujarnya. Ini menjadi prioritas dalam kaitan mendukung pengembangan insdutri dan perumahan senyampang arah kebijakan menuju ‘Sidoarjo Bangkit’, tambahnya. Untuk pelebaran jalan sepanjang 2 Km dari perempatan Gedangan hingga petigaan Kebon Anom, dipastikan tidak akan mengalami kendala. Karena dalam peningkatan akses jalan itu, tidak akan mengepras lahan penduduk di sepanjang jalan itu. Pelebaran jalan itu tidak akan terhambat karena masih ada sisa lahan sepadan jalan yang mencukupi untuk dibuat lebar jalan 7 meter. Jadi tidak perlu ada pembebasan lahan penduduk di sepanjang jalan tersebut, tegasnya.(ful)

Surabaya Post

No comments: